Lima bocah sedang menikmati ombak di pantai Benteng Asa Kota BENTENG Asa Kota perlu didandan lagi. Dandanan saat ini rasanya masih kurang. Belum terlalu menarik. Butuh dipermak lagi, agar bisa memikat pengunjung. Tidak hanya pengunjung domestik, tapi wisatawan asing juga. Begitulah sepenggal kalimat harapan yang terucap dari pemuda Dusun Lia, Desa Punti, Kecamatan Soromandi, Saleh. Ia menginginkan pemerintah memberikan perhatian penuh untuk menata dan mengelola Benteng Asa Kota. Menurutnya, ada beberapa kekurangan yang harus digarap pemerintah. Pantai yang mengelilingi Asa Kota perlu dibenahi. Saat ini, tumpukan sampah hempasan gelombang masih menghiasi pantai. ”Harus ada bak sampah,” kata Saleh. Meski sampah menghiasi bibir pantai, pengunjung tetap bersemengat menginjakan kakinya di tanah Asa Kota. Buktinya, lima bocah tetap menikmati desiran pasir putih hempasan gelombang. Sampah itu seolah-olah tidak menghentikan kegembiraan mereka bercanda ria di pantai yang kotor it...