Skip to main content

Putri Wali Kota Bima Dilaporkan ke Polres dan BK DPRD Kota Bima


Dugaan Perselingkuhan Oknum Polisi dengan Oknum Dewan Partai Demokrat

 


BIMA-Dugaan perselingkuhan oknum anggota Polres Kota Bima Brigadir EW dengan oknum Dewan Kota Bima SI berbuntut panjang. Fita, istri oknum polisi tersebut melaporkan dugaan perzinahan ke Polres Kota Bima, Minggu (9/4).
Tak hanya dipolisi, Fita juga sempat mengadu kepada ibu oknum dewan utusan Partai Demokrat tersebut.  Kepada istri Wali Kota Bima itu, dia menyampaikan bahwa dirinya baru saja mendapati anaknya SI bersama suaminya di perumahan Sonco Tengge.
"Saya langsung ke Lawata dan menyamperin Umi Yani (Ibu SI), yang saat itu sedang ingin berangkat pulang. Di mobil itu ada Umi Yani dan Suaminya (Wali kota, Red), saya katakan bahwa saya baru saja melabrak anak ibu di rumahnya di BTN Sonco Tengge sedang berduaan dengan suami saya (EW)," tegas Fita di DPRD Kota Bima dikutip Metromini.co.id.
Disadur dari Metromini.co.id, Senin (10/4) sekitar pukul 11.30 WITA mendatangi kantor DPRD Kota Bima. Fita menyampaikan laporan resminya serta memberikan keterangan kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bima, dengan terlapor  SI (Anggota DPRD Kota Bima yang juga putri tunggal Walikota Bima, Red) yang diduga telah menjalin hubungan gelap dengan suaminya, EW.
"Saya datang ke DPRD Kota Bima khususnya di Badan Kehormatan (BK) guna memberikan keterangan dan melaporkan secara resmi, oknum anggota DPRD Kota Bima berinisial S yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan suami saya," tutup putri mantan Kabag Umum Pemkab Bima, Sulhan. Pihak terlapor SI dan juga suami Fita, EW masih dikonfirmasi lanjut. Menurut orang dekat S yang juga mengaku sebagai pihak Penasehat Hukumnya, namun masih enggan menyebutkan namanya. Kata dia, pihak S akan menggelar konfrensi persnya hari ini.
Diketahui, Putri Wali Kota Bima HM Qurais berinisial IS tepergok sedang berduaan dengan oknum polisi brigadir EW, yang sudah beristri sekitar pukul 11.00 Wita, Minggu (9/4). Keduanya dipergoki istri oknum polisi, Fita. (anasaramba/metromini.co.id)

Popular posts from this blog

KAROMBO NIPO, GUA BERSEJARAH YANG TAK TERURUS

Bima . Daerah paling timur Nusa Tenggara Barat. Punya segudang kenangan pada masa penjajahan. Kenangan yang belum bisa dilupakan. Masih terngiang diingatan para pejuang. Salah satunya penjajahan Jepang, atau yang kerap dikenal dengan sebut Nipo (dalam Bahasa Bima). Jepang kali pertama menyandarkan kapal dan masuk Bima 1942. Itu menurut para veteran. Tanggalnya mereka lupa. Yang jelas, tahunnya masih ingat. Romantika-romantika perlawanan juga masih membekas. Dan sulit dilupakan. Bekas-bekas perjuangan mereka belum hilang. Semangat mereka masih terjaga. Sampai sekarang. Dan tidak akan pernah pudar. Karombo Nipo, bukti perjuangan sekaligus bukti betapa kuatnya tangan-tangan pejuang terdahulu. Orang Bima biasa menyebut gua-gua dan bunker. Itu digali pada masa pendudukan Jepang. Karombo Nipo di Bima cukup banyak. Bahkan, hampir setiap wilayah ada Karombo Nipo. Jumlah sekitar ratusan. Ya, ratusan gua. Konon, Karombo Nipo itu sengaja digali. Atas perintah pasukan Jepang. Sebagai l...

Ssst…Jaksa Periksa Mantan Kadis Dikpora Bima

ilustrasi   MATARAM- Penanganan dugaan korupsi di SMAN 1 Bolo, Kabupaten Bima berlanjut. Setelah meminta keterangan guru dan mantan kepala sekolah, giliran mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima A. Zubair yang dipanggil Kejati NTB, Senin (10/4). Dia dimintai keterangan seputar pembangunan laboratorium kimia dan Komputer di SMAN 1 Bolo. Karena saat proyek tersebut bergulir, Zubair menjabat sebagai Kadis Dikpora. Mantan Kepala Bakesbanglinmaspol Kabupaten Bima itu datang dengan mengenakan baju batik bercorak dipadu celana kain hitam. Dia menjalani pemeriksaan hingga pukul 12.30 Wita. Usai pemeriksaan, Zubair tidak banyak mengomentari perihal pemeriksaan. Dia hanya membenarkan dirinya dipanggil kejaksaan. ’’Penuhi panggil jaksa saja,’’ ujarnya singkat di Kejati NTB. Diketahui, pembangunan laboratorium tersebut berasal dari kantong APBN 2012. Hanya saja, dalam pembangunan itu ada indikasi yang mengarah pada korupsi. Kini, laporan tersebut te...

Polda Ditantang Selidiki Proyek Dam Sape Rp 6 Miliar